Kerontokan rambut adalah masalah umum yang bisa menyerang siapa saja, tanpa memandang usia atau jenis kelamin. Meskipun banyak produk di pasaran menawarkan solusi instan, seringkali penyebab utama kerontokan berasal dari kebiasaan sehari-hari yang kita abaikan. Jika Anda ingin stop rontok dan memiliki rambut yang lebih kuat, saatnya mengevaluasi kembali rutinitas perawatan Anda. Berikut adalah lima kebiasaan sederhana namun vital yang sering terlewatkan dan dapat menjadi kunci untuk mengatasi masalah kerontokan.
1. Perhatikan Suhu Air Saat Keramas
Banyak orang menyukai mandi dengan air panas, tetapi tahukah Anda bahwa air panas dapat merusak folikel rambut dan melemahkan akar? Suhu air yang terlalu panas dapat menghilangkan minyak alami di kulit kepala, membuatnya kering dan rentan terhadap kerontokan. Sebuah studi yang diterbitkan oleh Jurnal Dermatologi pada 10 Mei 2025 merekomendasikan untuk menggunakan air hangat atau bahkan air dingin saat keramas. Kebiasaan ini membantu menjaga kelembapan alami kulit kepala dan membuat rambut lebih kuat. Jika Anda ingin stop rontok, mulailah dengan mengubah suhu air saat mencuci rambut.
2. Jangan Menyisir Saat Rambut Basah
Rambut basah berada dalam kondisi paling rapuh dan rentan patah. Menyisirnya dengan paksa setelah keramas dapat menyebabkan kerontokan parah. Hal ini karena air membuat ikatan hidrogen dalam rambut melemah, sehingga rambut menjadi elastis dan mudah putus saat ditarik. Untuk mengatasi hal ini, gunakan sisir bergigi jarang atau jari-jari Anda untuk mengurai rambut secara perlahan setelah mengeringkannya dengan handuk. Hindari penggunaan sisir yang terlalu rapat. Kebiasaan ini adalah langkah krusial untuk stop rontok dan menjaga kesehatan batang rambut Anda.
3. Batasi Penggunaan Alat Pemanas
Alat penata rambut seperti pengering, catokan, dan pengeriting memang membantu menata rambut dengan cepat, tetapi panas yang dihasilkan bisa merusak struktur rambut dari waktu ke waktu. Paparan panas yang berlebihan dapat membuat rambut kering, rapuh, dan akhirnya rontok. Jika Anda harus menggunakannya, pastikan untuk selalu memakai produk pelindung panas (heat protectant) dan atur suhu ke level terendah. Sebuah riset dari Lembaga Penelitian Kosmetik pada 17 Agustus 2024 menemukan bahwa penggunaan pelindung panas dapat mengurangi kerusakan hingga 50%. Mengurangi frekuensi penggunaan alat panas adalah salah satu cara efektif untuk stop rontok.
4. Jaga Nutrisi dari Dalam
Perawatan rambut tidak hanya dari luar, tetapi juga dari dalam. Pola makan yang seimbang sangat memengaruhi kesehatan rambut. Rambut membutuhkan nutrisi seperti protein, zat besi, zinc, dan vitamin B. Kurangnya nutrisi ini dapat membuat rambut lemah dan gampang rontok. Pastikan Anda mengonsumsi makanan seperti telur, daging tanpa lemak, sayuran hijau, dan kacang-kacangan secara rutin. Konsultasi dengan ahli gizi pada 14 Januari 2025 di sebuah klinik kesehatan menegaskan bahwa diet yang kaya nutrisi adalah kunci untuk rambut yang kuat dan sehat.
5. Hindari Mengikat Rambut Terlalu Kencang
Mengikat rambut menjadi gaya yang kencang seperti kuncir kuda (ponytail) atau sanggul dapat memberikan tekanan berlebihan pada akar rambut. Tarikan konstan ini, yang dikenal sebagai alopecia traksi, dapat melemahkan folikel rambut dan menyebabkan kerontokan. Cobalah untuk mengikat rambut dengan longgar atau biarkan tergerai sesekali. Jika Anda harus mengikatnya, gunakan ikat rambut berbahan lembut seperti kain satin. Dengan menghindari tekanan berlebih pada rambut, Anda mengambil langkah penting untuk stop rontok dan menjaga kesehatan kulit kepala.